Home
Login.
Artikelilmiahs
10177
Update
EKA RIZKI FEBRIYANTI
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN STRESSOR PSIKOSOSIAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA TENAGA KERJA WANITA DI PABRIK BULU MATA PT. TIGA PUTRA ABADI PERKASA PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan kronis di dunia dan masalah kesehatan mental yang paling penting. The World Health Organization memperkirakan bahwa pada tahun 2020, depresi akan menjadi masalah kesehatan ketiga di dunia yang akan menjadi beban ekonomi pada masyarakat. Secara umum wanita mempunyai resiko dua kali lipat dibandingkan pria untuk mengalami gangguan depresi. Mengetahui hubungan stressor psikososial dengan tingkat depresi pada tenaga kerja wanita di pabrik bulu mata PT. Tiga Putra Abadi Perkasa Purbalingga. Penelitian ini adalah merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah tenaga kerja wanita di pabrik bulu mata PT. Tiga Putra Abadi Perkasa Perbalingga yang berjumlah 93 orang. Stressor psikososial dinilai dengan menggunakan kuisoner Social Readjusment Rating Scale (SRRS), sedangkan tingkat depresi dinilai dengan menggunakan kuisoner Beck Depression Inventory (BDI). Uji chi square dilakukan untuk mengetahui hubungan sressor psikososial dengan tingkat depresi. Hasil analisis menunjukan adanya hubungan yang signifikan stressor psikososial dengan tingkat depresi (X2 = 111.588; P = 0.000; CC = 0.739). Semakin tinggi stressor psikososial, maka semakin tinggi tingkat depresi pada pekerja wanita di pabrik bulu mata PT. Tiga Putra Abadi Perkasa Purbalingga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Depression is one of chronic health problem in the world and a major mental health problem. The World Health Organization has predicted that in year 2020, depression will be ranked 3 of major mental health problem in the world that will impacted the public economy burden. Generally, woman is twice more likely to suffer from depression than man. This study aims to determine the relationship between psychosocial stressor and the depression level among women workers in eyelash company PT. Tiga Putra Abadi Perkasa Purbalingga. This study is an analytical observational studies with cross sectional design. This subject were the 93 women workers in eyelash company PT. Tiga Putra Abadi Perkasa Purbalingga. Psychosocial stressor was measured using Social Readjustment Rating Scale (SRRS) questioner, while the depression level was measured using Beck Depression Inventory (BDI) questioner. Chi Square test and Contingency Coefficient was conducted to determine the relationship between stressor psychosocial and the level of depression. The analysis showed that there is a significant relationship between stressor psychosocial and the depression level (X2 = 111.588; p = 0.000; CC = 0. 739). The higher the stressor psychosocial, the higher the level of depression among women workers in eyelash company PT. Tiga Putra Abadi Perkasa Purbalingga.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save