Home
Login.
Artikelilmiahs
10172
Update
AHMAD FAUZAN RKT
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENGARUH REDUKSI WAKTU TERHADAP BIAYA PELAKSANAAN PROYEK DENGAN PENGEMBANGAN METODE FAST-TRACK (Studi Kasus Pembangunan Dermaga Badan koordinasi keamanan laut Republik Indonesia, Ambon, Prov. Maluku)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Dalam sebuah pelaksanaan konstruksi di indonesia, sering terjadi berbagai permasalahan yang mengakibatkan sebuah proyek mengalami keterlambatan dalam penyelesaiannya dan menjadikan biaya pelaksanaan cendrung membengkak. Hingga saat ini cara yang banyak dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan trade-off antara waktu dan biaya. Dengan cara tersebut, umumnya percepatan waktu penyelesaian dapat dilakukan, tetapi pembengkakan biaya pembangunan tidak terelakkan. Oleh karena itu dalam penelitian ini digunakan cara percepatan waktu pelaksanaan agar dapat dicapai sesuai rencana, tetapi biaya pembangunan tidak melebihi biaya perencanaan. Metode yang digunakan merupakan pengembangan metode fast-track pada aktifitas dilintasan kritis dengan modifikasi penjadwalan model PDM, dan untuk studi kasusnya adalah pada pembangunan dermaga Bakorkamla RI dikota Ambon, Maluku. Metode fast-track dilakukan dengan mengubah hubungan antar aktiftas-aktifitas pada lintasan kritis dalam durasi normal yang awalnya finish to start menjadi start to start sehingga durasi pengurangan dan biaya pelaksanaan yang dihasilkan lebih optimal. Kemudian hasil ini dibandingkan dengan penambahan jumlah pekerja dan peralatan serta penambahan jam kerja pekerja dan peralatan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pengembangan metode fast-track memberikan penghematan durasi sebanyak 47 hari (28,83%) dari durasi normal aktualnya (163 hari) dan penghematan biaya sebesar Rp. 251.964.387,27 (2,62%) dari biaya konstruksinya sebesar Rp. 9.612.173.335. Penambahan jumlah pekerja dan peralatan dapat menghemat durasi sebanyak 46 hari (28,22%) dari durasi normal dengan penghematan biaya sebesar Rp. 246.603.442,86 (2,57%) dari biaya total. Penambahan jam kerja pekerja dan peralatan dapat menghemat durasi sebanyak 17 hari (10,43%) dari durasi normal aktual dengan penghematan biaya sebesar Rp. 60.806.398,00 (0,63%) dari biaya konstruksi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
In construction phase in Indonesia, there are some problems which often happen causing a project go through lateness of finishing and increasing of construction cost. Until now, the most common way to overcome those problems is by doing trade-off between time and cost. By that way, generally time acceleration can be held, but the increasing of cost is inevitable. Therefore, in this research, writer use time acceleration , so that holding can be done as the plan, but holding cost isn’t more than planning cost. The fast-track method is developed using modified relational of some critical activities in PDM network diagram, and the case study is on dock construction Bakorkamla RI, Ambon, Maluku. Fast-track method is held by changing correlation between activities on critical path in normal duration which first “finish to start’ become ‘start to start’ so that we can produce reduction of duration and holding cost that are more optimal. The result prove that the Fast-Track Development Method give advantage including decrease of duration for 47 days (28,83%) from the actual duration (163 days) and reduce of cost construction Rp. 251.964.387,27 (2,62 %) from the actual construction cost Rp. 9.612.173.335. The addition of worker and tools can decrease of duration 46 days (28,22 %) from normal duration with cost construction reduce Rp. 246.603.4442,86 (2,57 %) from normal duration and cost construction reduce Rp. 60.806.398,00 (0,63 %) form construction cost.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save