Home
Login.
Artikelilmiahs
10006
Update
GLORIFI RAHMAWAN
NIM
Judul Artikel
RANCANG BANGUN MONITORING JANGKAUAN RESAPAN AIR TANAH BIDANG VERTIKAL DENGAN ELEKTRODA SKALA LABORATORIUM
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tanah longsor merupakan bencana yang terjadi akibat peresapan air ke tanah sampai bobot tanah menjadi lebih besar. Apabila air sampai bidang gelincir maka tanah yang ada di atasnya akan tergelincir sehingga terjadi longsor. Dengan demikian, penelitian ini dimaksudkan untuk merancang bangun model sistem monitoring resapan air skala laboratorium. Model sistem monitoring ini bisa berguna sebagai riset awal untuk pembuatan sistem monitoring yang sebenarnya. Sistem monitoring ini menggunakan kotak kaca yang diisi pasir sebagai medium, batang elektroda, rangkaian Op-Amp penjumlah dan sistem minimum mikrokontroler ATmega8535. Sistem ini bekerja dengan memberi tegangan pada susunan elektroda dan ditancapkan kedalam kotak kaca yang berisi pasir. Sistem ini mampu mendeteksi perubahan resistivitas yang ditangkap oleh elektroda saat kotak kaca diberi air. Perubahan resistivitas ditandai dengan perubahan tegangan keluaran pada rangkaian Op-Amp penjumlah. Nilai perubahan tegangan akan menjadi masukan untuk mikrokontroler yang kemudian dikonversi menjadi nilai jangkauan resapan air di LCD dengan bantuan fungsi kalibrasi. Pada penelitian ini medium yang dilalui air dianggap homogen. Hasil pengujian sistem monitoring ini menunjukan bahwa semakin besar diameter keluaran air tidak mempengaruhi kecepatan air meresap ke pasir. Hal ini dikarenakan, pada pengujian ini debit air yang meresap dianggap konstan sehingga kecepatan air meresap menjadi konstan. Sistem monitoring mempunyai karakterisasi statik berupa akurasi 78,15 %, presisi 83,25 %, error 21,84 %, sensitivitas sebesar 0,009 Volt/cm, bias 1,57 dan range pengukuran 0 sampai 58 cm dengan threshold 5 cm. Sistem monitoring bisa diuji coba ke medium yang tidak homogen supaya bisa diketahui seberapa efektif untuk medium yang kompleks.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Soil erosion occurrs as a result of water infiltration into the soil so that the soil has the larger weight . When the water reaches the land slip areas, the land will slip leading to land slide or erosion. Thus , this research is intended to design and to make the monitoring system of water infiltration in the laboratory scale. This system is expected to be useful as an early warning of erosion. This monitoring system uses stick electrodes, Op-Amp circuits and the minimum microcontroller ATmega8535 system. This system is able to detect the changes in the resistivity which is seen in the change of output voltage of Op-Amp. The recorded voltage change will act as inputs in the microcontroller to be displayed in the LCD. In this study, the experienced medium is considered to be homogeneous so that they have the same resistivity. Test results show that, in this monitoring system, the output water size does not affect the speed of water seeping into the sand. Our monitoring system has 78.15% of accuracy, precision of 83.25%, 21.84% of error, sensitivity of 0,009 Volt/cm, 1.57 of bias and range of measurement 0 until 58 cm with 5 cm of threshold. This monitoring system can be tested on a non homogeneous medium so that the effectiveness of the complex medium can be identified.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save